Tampilkan postingan dengan label CERITA LUCU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CERITA LUCU. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 September 2012

Kumpulan Cerita Lucu

Cerita Lucu Ibu dan Anak
Ada seorang ibu orang medan yang tengah mengatuk mau tidur Lalu tiba-tiba anaknya bertanya: "Mak, Mamak udah pernah injak Jakarta?" Si ibu menjawab "Udah nak" Terus si anak bertanya lagi: "Kalau Bandung?" Si ibu menjawab: "Udah anakku.." Terus si anak bertanya lagi: "Kalau Jogjakarta udah?" Si ibu menjawab: "Udah.." Lalu si anak bertanya lagi: "Kalau Surabaya, Makassar, Papua, Aceh, Ponianak, Pekanbaru, Balikpapan, Manado, Kendari, Pangkal Pinang, Batam, Palangkaraya udah mak?" Sambil menahan kantuk si ibu menjawab: "Tidurlah nak, tinggal mulutmu aja lagi yang belum mamak injak"
NABRAK BURUNG BEO
Si Bejo sedang buru2 menuju ke kantaronya karna kesiangan bangun dan tak sengaja dia menabrak seekor burung di tengah perjalanannya karna menendarai mobilnya dengan sangat cepat dilihatnya burung itu, ternyata kepalanya terluka dan burung itu pingsan karna merasa iba dan bersalah kepada burung itu maka dia memutuskan untuk pulang
Sesampainya dirumah ditaruhlah burung itu dalam sangkar besi dan diciprat2inya air, tapi burung itu gak sadar juga keesokan harinya ketika dia mau berangkat ke kantor diberinya air dalam wadah kecil dan roti dalam sangkar burung itu dipikirnya 'nanti setelah burung itu sadar pasti dia sangat haus dan lapar' dan dia berangkat kerja seperti biasa....
Burung itu ternyata sadar juga, burung itu melihat sekitar dilihatnya ada air minum dan septong roti.. terus dia melihat sekelilingnya ternyata dia ada di dalam jeruji besi dan burung itu berkata dalam hati sambil menangis... 'Oh... Tuhan rupanya kemarin aku menabrak pengendara mobil pasti dia meninggal sehingga aku sekarang di penjara. Maafkan aku Tuhan aku tak sengaja...'
KEPINTARAN SEORANG JONY
Polisi : Gimana kejadiannya, kamu menabrak 50 orang dalam suatu kecelakaan mobil!? Jony : waktu ngendarain mobil, kecepatannya 95 km/jam. Waktu di pertigaan, baru nyadar kalo remnya blong, dibelokan kiri ada dua orang pria, sedangkan dikanan ada pesta ulang taun manula. Kalo bapak milih yang mana? Polisi : mendingan ke kiri, korbannya bakalan lebih sedikit.
Jony : iya, saya juga mikir gitu pak! Polisi : tapi kenapa orang yang sedang ngerayain ultah kena juga? Jony : nah, masalahnya kan tadi saya milih nabrak dua orang pria yang dikiri. Eh, yang ketabrak cuman seorang, seorang lagi lari ke pesta ultah yang ada dikanan, ya udah..saya kejar sampe ke pesta ultah pak! Polisi : :Huuuuhhhh Dasarrrrr Somplaxxxx
ANAK SD PATAH HATI
Si Jun adalah anak SD kelas satu......selain juara di kelasnya, dia cukup ganteng juga lah. Dia punya satu teman sekolah namanya Clara....si Clara cantik dan manis. Singkat cerita, si Jun jatuh hati sama si Clara...ternyata Clara juga punya hati ama si Jun. Suatu hari, karena kagak tahan lagi si Jun berkatakepada si Clara, "Clara, kamu tahu aku suka kepadamu. Sayang kita masih kecil.....bila nanti kita udah dewasa, kita menikah ya...?!"
Dengan wajah yang memerah merona, si Clara menjawab "Jun, bukannya aku menolak....aku sih mau aja...Tapi dalam keluarga kami, kami hanya menikah sesama kerabat saja. Paman menikah dengan bibi, kakek menikah dengan nenek, dan bahkan papa menikah dengan mama......kamu kan bukan kerabat aku Jun jadi kita gak bisa menikah kita nanti. Mendengar jawaban si Clara, si Jun tidak masuk satu minggu karena patah hati....
SURAT CINTA PENJUAL BUAH vs PENJUAL SAYUR
Penjual buah yg patah hati pada penjual sayur mengirim'kan surat yang isi'nya : »Surat Penjual Buah«
"WAJAHMU MEMANG MANGGIS, WATAKMU JUGA MELON_KOLIS, TAPI HATIKU NANAS KARENA CEMBURU, SIRSAK NAPASKU,,, HATIKU ANGGUR LEBUR,,, INI DELIMA DALAM HIDUPKU, MEMANG INI JUGA SALAK KU, JARANG APEL DIMALAM MINGGU, YA TUHAN,,, MOHON BELIMBING-MU,, KALO MEMANG PER_PISANG_AN INI YG TERBAIK UNTUKKU, SEMANGKA KAU BAHAGIA DGN PRIA LAIN... SAWO-NARA....
DARI: DURIANTO
Tak lama kemudian... Si penjual sayur pun membalasnya ..
»Surat Penjual Sayur«
"MEMBALAS KENTANG SURATMU ITU,,, BROKOLI2 SUDAH KUBILANG, JANGAN TIAP DATENG RAMBUTMU SELALU KUCAI,,, JAGUNGMU GAK PERNAH DICUKUR., DISURUH DATENG MALAM MINGGU, EHH NONGOLNYA HARI LABU... DITAMBAH KONDISI KEUANGANMU MAKIN HARI MAKIN PARE,,, KALO MO NELPON AKU AJA MESTI KE WORTEL,,, TERUS TERONG AJA, CINTAKU PADAMU SUDAH LAMA TOMAT... JANGAN KANGKUNG AKU LAGI, AKU MAU HIDUP SELEDRI CABE DEHHHHHH........!!!
Salam: SAWITRI

Jumat, 17 Juni 2011

Why..? Super Hero Menolak ke Indonesia

Dengan meningkatnya tingkat kriminalitas di Indonesia dewasa ini,
pemerintah Indonesia telah mengirimkan proposal penawaran kerja kepada
sejumlah superhero dari negara paman Sam.

Tetapi tidak diduga para superhero itu MENOLAK ajakan kerjasama
ini. Berikut adalah alasan penolakan tersebut, yang mana membuat
Indonesia TERSINGGUNG BERAT :

1. BATMAN (Bruce Wayne)
Bruce Wayne menolak ajakan kerjasama ini dengan alasan yang terlalu dibuat-buat.
Alasannya adalah:
Setalah mensurvei keberadaan jalan2 di Indonesia, BATMAN membatalkan niatnya…
bagaimana mungkin dia bisa bergerak cepat kalau terparangkap dalam
kemacetan di jalan raya… pingin lewat jalan tol…. Berarti harus mengeluarkan biaya
tambahan dan tidak menjamin terbebas dari kemacetan .. apalagi BATMAN tidak pernah
mambawa dompet

2. SPIDERMAN (Peter Parker)
Parker juga menolak ajakan kerjasama ini dengan alasan:
Di Indonesia hanya ada sedikit gedung tinggi dan jaraknya terlalu berjauhan, ini tentu akan menyulitkan dia untuk bergelantungan dari gedung ke gedung.
Dia juga takut kecantol kabel listrik dan telepon…. Yang banyak berserakan di kota-kota besar Indonesia, belum lagi antena-antena TV dan bila musim layangan tiba bisa tambah gawat.

3. INVISIBLE GIRL (Susan Storm)
Menolak dengan alasan MINDER. Kemampuan menghilang yang dimilikinya
masih jauh kalah dengan kemampuan menghilang orang2 Indonesia. Berikut
wawancara yang dilakukan dengan CNN: Dengan nada merendah, INVISIBLE GIRL mengatakan, saya sih hanya bisa menghilangkan diri saya sendiri, semantara di Indonesia banyak yang lebih hebat, bukan hanya menghilangkan diri sendiri tapi mampu menhilangkan, asset Negara yang pernah dikuasainya, barang bukti, sampai hutang yang jumlahnya luar biasa mampu dihilangkan juga..
Jadi saya minder sama orang Indonesia.
malah kaya’nya saya yang harus banyak belajar di sana,

4. THE THING (Ben Grimm)
Menolak dengan alasan:
Di Indonesia sudah banyak orang yang kulitnya lebih tebal daripada saya.
Bukan hanya kebal peluru, kebal muka sampai2 malahan sudah kebal malu segala.
Biar korupsinya dah gede biasa aja ga' merasa bersalah, padahal orang2 sekitarnya dah gerah dan sering nyindir2, tetep.. ga ngaruh.., korupsi jalan terus

5. HUMAN TORCH (Johnny Storm)
Sama dengan anggota2 'Fantastic 4' yang lain,.. :
Waaaah jangan mas…saya takut nanti dituduh sebagai dalang timbulnya kebakaran,
baik itu kebakaran hutan, kebakaran pasar, kebakaran di perkampungan yang ingin digusur, sampai kebakaran jenggot.

6. THE FLASH (Barry Allen)
Sebenarnya Pak Allen sudah mempertimbangkan untuk menerima proposal
ini, tetapi setelah melakukan survey ke berbagai lembaga pemerintahan
dia akhirnya menolak. Alasannya: di Indonesia itu tidak dibutuhkan kecepatan
Yang di butuhkan di Indonesia itu yang dramatisir.. buktinya saat pemilu kemaren ada
yang bilang Lebih Cepat Lebih Baik koq tidak terpilih…

7. SUPERMAN (Clark Kent)
Sang manusia baja ini menolak dengan sopan, karena:
Saya takut disangkut pautkan dengan tuntutan melakukan aksi pornografi dan porno
aksi karena celana dalam saya di luar.. lagian di sana ada kolor ijo

8. AQUAMAN
Merasa tidak kuat setelah mencoba pekerjaan baru di Indonesia, karena:
Gimana saya mau bisa bekerja dengan tenang di Indonesia.. Spesialisasi sayakan di air.. semantara sungai-sungai di kota-kota di Indonesia… tau sendirikan..?!
lagian takut dikejar2 ma anak2 ntar minta aqua gratis atw bapak2 untuk isi galon di rumahnya..hehe..

9. WONDER WOMAN (Diana Prince)
Pada mulanya, sang peace ambassador dari Paradise Island ini merasa
yakin bisa membantu pemerintah Indonesia. Tetapi setelah pengamatan
lebih lanjut, dia akhirnya menolak juga dengan alasan:
Wah kalau saya mati di USA dalam menunaikan tugas, kan masih bergensi.
Tapi kalau di Indonesia bisa-bisa saya mati digrebek oleh ormas tertentu hanya gara-gara kostum saya ini.

10 CAT WOMAN (Selina Kyle)
Menolak setelah ketakutan mendengar lagu KUCING GARONG.
lagian baju saya juga terlalu seksi kan ga' sopan.. gimana ?? nanti mata laki2 pada melotot ke saya.., ga' deh..
=============

Jumat, 04 Februari 2011

Arjuned Mencari Akhwat

Sebuah cerita menarik yang lucu tentang keinginan seorang laki-laki biasa, yang mencari pasangan hidup seorang wanita yang sholehah.
Note: akhwat : wanita sholehah, ikhwan : lelaki sholeh

Arjuned mencari Akhwat

“Kalo kamu pengen bahagia, kamu kudu nikah ama akhwat, jangan ama cewek!” Juned terpekur. Pikirannya ngelantur. Perkataan Sarif- seorang penjaga masjid di kampung sebelah membuat dirinya tak bisa tenang dalam perjalanan pulang.
Akhwat ? Makhluk jenis apakah itu? Di mana saya bisa menemukannya?
Kemana saya harus mencari? Sekarang puluhan pertanyaan berkelabat dalam kepalanya.
Nama lengkapnya Junaedi Rahman Rahim. Panggilannya Juned.

Dia anak seorang juragan minyak yang kaya-raya. Seorang kumbang yang

lahir pas jum’at kliwon dan berwajah agak mirip Delon. Sebagai seorang kumbang. Rasanya berbagai jenis wanita pernah singgah dan bertekuk lutut pada Juned. Kapasitasnya sebagai seorang playboy cap kabel tak perlu diragukan lagi. Julukannya pun tak main-main : Arjuned.

Ada puluhan gadis yang pernah menjadi kekasihnya. Dari mulai yang putih-bersih, item manis, blasteran, sampai yang bahenol pun pernah menjadi pacarnya. Kecuali yang satu ini : Akhwat. Satu kata yang baru kali ini dia dengar. Seorang perempuan yang katanya bakalan memberikan kebahagiaan baik di dunia maupun di akherat.

“Apa gue balik lagi aja ya… ? Kenapa gue gengsi buat nanya lebih jauh tentang akhwat sama si Sarif?” sekarang Juned benar-benar kebingungan. Dia lebih mirip orang yang linglung. Menyesal. Rasanya baru tadi dia membentak si Sarif.
“Eh, jangan sok tau luh! Sampe nasehatin gue kudu nikah ama siapa.
Jangankan akhwat! Marshanda pun bisa gue dapetin….! ” Ujar Juned berapi-api.

Padahal di dadanya tersimpan banyak kekhawatiran. Sekelabat dia teringat kembali kata-kata ibunya yang super bawel.”Jun…pokoknya elu kudu cepet-cepet nikah! Ibu udah ga tahan denger elu gonta-ganti cewek melulu….!”
Duh, cewek emang bikin susah….!Batin Juned nyerocos sendiri.

Sebenarnya Juned berniat untuk cepat menikah. Usianya yang sudah dua puluh lima tahun menjelaskan hal itu. Sebagai seorang pewaris tunggal harta bapaknya. Segala sesuatu yang berkaitan dengan dunia: harta dan pangkat, telah dia miliki. Cuma seorang istri yang bisa mendampingi disaat susah dan senang saja yang belum dia miliki.
Beberapa kali dia mencoba merajut kasih. Namun dari sekian puluh cewek yang dia pacari ternyata tak satupun yang mampu membuat dirinya bahagia. Apalagi beberapa diantara mereka hanya mengincar hartanya saja. Sungguh menyedihkan.

Hal ini membuat Juned tak pernah serius menjalin hubungan dengan cewek manapun. Juned mencari seseorang yang tulus mencintainya. Membuat dirinya mampu tersenyum lahir batin. Bukan karena dia seorang pewaris harta bapaknya. Tapi karena dirinya seorang manusia.
‘Juuneeed juga manusia…Punya rasa punya hati….’ (Mungkin lagu itu yang sekarang sedang dinyanyikan Juned he..he).

Pagi berseri. Matahari tersenyum keki. Dengan gesit Juned berdandan sambil melantunkan lagu dangdut kesukaannya, ‘Teelaaah, kutemuuukan diirimu….’, Suara Juned terdengar fals dengan volume yang terus meninggi sehingga merusak pagi yang penuh harapan. Ya, harapan yang telah Juned pupuk sejak tadi malam. Pagi ini Juned memutuskan untuk mencari seorang akhwat. Dan dia berjanji tak kan kembali sebelum pencariannya berhasil.

Semalaman Juned berpikir. Dan dia memutuskan akan menikahi seorang akhwat. Seseorang yang bisa membuatnya bahagia, setidaknya itulah yang diceritakan si Sarif. Seseorang yang terkenal jujur di kampungnya.
“Do’akan Juned Bu, Do’akan juned Pak….” Akhirnya Juned pergi. Terlihat cucuran air mata dari sang ibu yang sedih melepas kepergian sang buah hati. Ayahnya yang juragan minyak sayur itu pun seperti tak rela melepas putra tercinta.

Seketika motor Juned yang di sisi kanannya bertuliskan ‘Arjuned’ melesat meninggalkan kedua orang tuanya yang masih termangu melihat kegigihan putra semata wayangnya. Dari kejauhan keduanya melambaikan tangan perpisahan. Juned, do’a kami menyertaimuuu. .. ..

Motor Juned melesat kencang. Vespa antik berwarna kuning itu pergi jauh meninggalkan kampung Seger Hitut yang penuh kenangan. Angin yang bertiup kencang menemani kepergiannya.
Kota. Aku akan mencari akhwat ke Kota! Ucap juned dalam batinnya. Terlihat semangat yang membahana di kedua bola matanya. Kecepatan motor vespanya terus bertambah.

Kotaaaa! I’m Coming…. Iya lah ke kota! Masa sih cari akhwat ke gunung! Tul ga ? Yuu…
“Cekiiiiittttt” Vespa Juned akhirnya berhenti di sebuah pasar di dekat kota. Mata Juned langsung celingak-celinguk. Wajahnya keringetan. Mulutnya terbuka, hah-heh-hoh. Diambilnya sebuah parfum merk pusara di tas birunya.
“Srooott…Srooot. .. .”
Satu dua kali disemprotkan parfum beraroma melati campur kemenyan itu ke tubuhnya. Konon, parfum itu adalah peninggalan buyutnya Juned dan sudah turun temurun menjadi senjata pamungkas dalam menggaet perempuan. Cuma, parfum itu belum pernah dicoba untuk menggaet seorang akhwat. Jadi ini adalah pengalaman dan uji coba pertama. Juned lalu membuka sebuah kertas pemberian seorang ustadz di kampungnya.

“Ciri pertama pakaiannya tertutup, ciri kedua rajin ibadah, ciri ketiga matanya ga celilitan, ciri keempat mulutnya ga celamitan, ciri kelima-enam- tujuh….” Juned membaca satu persatu isi kertas itu. Pikiran Juned kembali ngelantur. Matanya menatap angkasa. Otaknya mulai berpikir. Menembus batas-batas kehidupan yang tak pernah bisa dia mengerti.

Di kampungnya, para remaja telah kerasukan budaya barat. Kehilangan identitas. Termasuk para gadis yang dulu polos kini banyak berubah. Mereka berpakaian tetapi telanjang. Inilah dampak lain yang terjadi gara-gara program “internet masuk desa”. Cara hidup orang barat yang super “free” diserap begitu saja oleh para pemuda-pemudi kampung. Juga oleh remaja-remaji di kampung Juned. Kampung yang dulu terkenal sebagai kampung santri. Kini berubah jadi kampung “peragawati” . Peragawati kesasar. Ya..ya..ya.. .itulah nasib kampungnya Juned. Kampung Seger hitut.

Para pembaca yang budiman! Dalam sepuluh tahun ini kehidupan menjadi sangat berbeda. Cara berpikir dan bersikap ala kebarat-baratan telah menjadi virus “mengasyikan” bagi para generasi muda.
Sosok seorang akhwat pun saat ini sangat sulit untuk ditemui. Yang ada hanyalah tampilan cewek-cewek berdandan ala Britney Spears. Dengan pakaian yang super minim. Dan…centilnya itu lho! jadi gimana…gitu!

Dan Juned sangat percaya akan sosok akhwat yang masih misterius. Walaupun Juned ga tau sama sekali seperti apa sosok seorang akhwat. Namun dia yakin bahwa seorang akhwat adalah seorang cewek yang soleh. Perhiasan dunia yang paling indah.
Kata Pa ustadz, ketika awal tahun 2000, masih banyak jumlah akhwat di Indonesia. Tapi Juned yakin, walau stocknya terbatas, yang namanya akhwat itu pasti tetap ada. Pokoknya, gue kudu nikah ama seorang akhwat! Ujar Juned dalam batinnya.

Ok, sekarang kita kembali kepencarian. Juned kembali konsentrasi. Matanya kembali mengintai. Setiap orang diperhatikannya. Tapi… di sana dia hanya melihat ibu-ibu yang berpakaian ketat. Juned lalu melanjutkan perjalanan ke kota. Di pinggir jalan dia melihat banyak Masjid. Namun tak terdapat kehidupan di sana. Masjid butut tak terurus, sama seperti di kampungnya.

Akhirnya Juned sampai di sebuah tempat bertuliskan ‘Modern Super Mall’. “Wow, fantastik….” Uar Juned dengan lidah yang hampir saja keluar. Baru kali ini dia datang ke kota, dan baru kali ini dia melihat pemandangan seperti ini.
Busyeetttt.. .!! ! Itu baju apa daun pisang ? Tipis banget gitu lho…!!!
Jelas banget gitu lho…Mata Juned terbelakak melihat gadis-gadis kota yang berpakaian super sexy. Seketika dia menghela nafas “Emang bener jaman mau kiamat” Ujarnya pelan sambil mengusap-ngusap dada.

Juned meneruskan perjalanan. Vespa antiknya kembali berlari. Dikunjunginya setiap tempat di kota, tetapi sosok seorang akhwat tak jua dia temukan. Tak kurang seribu tanya telah dia lemparkan pada setiap orang yang ditemuinya. Namun tak ada yang tahu di mana akhwat berada. Juned hampir saja frustasi. Pikirannya kembali ke sana-ke mari. “Gue kudu cari masjid, ya, cari masjid….” Seketika Juned teringat masjid, sebuah tempat yang paling jarang dia singgahi.

Akhirnya Juned sampai di sebuah masjid yang besar. Masjid itu terlihat lusuh tak terurus. Diambilnya air wudhu walau sebenarnya dia merasa jijik dengan air yang bau dan berwarna agak ke kuning-kuningan. Benar-benar ga keurus!
Sekarang dirinya siap melaksanakan shalat ashar. Batinnya mencoba untuk khusyu. Ketenangan sekejap menyelimutinya. Tubuhnya yang panas penuh keringat berubah menjadi sejuk karena hembusan angin sepoi yang menentramkan hatinya. “Ya, Allah, ampunkan salah hamba selama ini. Ampunkan kelalaian hamba selama ini. Jangan engkau masukan hamba ke dalam neraka yang ngerinya minta ampun. Matahari yang jauh aja udah panas, apalagi neraka.

Ya, Allah, hamba sekarang sedang mencari seorang akhwat. Perempuan yang katanya mencintai engkau dan engkaupun mencintainya. Perempuan yang katanya bisa membawa hamba pada kebenaran.Tapi, ternyata mencari akhwat itu sulit banget yaaa! Tunjukan jalan-Mu Ya Allah. Biar Juned bisa nikah ama Akhwat. Ya, Allah! pliss…Bantu Juned!” Juned berdo’a dengan khusyu dan penuh pengharapan. Sehabis shalat Juned terpekur duduk di teras masjid. Matahari bergerak cepat kearah barat. Sebentar lagi senja tiba. Dan Juned masih belum menemukan sosok akhwat yang dicarinya.
“De, kok melamun sih ? ga baik lho kalau anak muda melamun….”

Juned yang sedang ngelamun terperanjat mendengar sahutan seorang kakek berjanggut putih yang seketika ada di hadapannya.
“Iya,nih, saya lagi bingung….”
“Bingung kenapa….?” Tanya kakek itu lagi.
“Begini, Kek… saya ingin menikah.” Ujar Juned. Mantap.
“Menikah mah gampang atuh De, duh si Ade mah, pikir atuh De piikirrrr !!!” Si kakek berjanggut langsung nyerocos sewot. Membuat Juned keheranan. Ni, aki-aki peot, kok jadi sewot sih!
“Eh, bukannya saya ga berpikir ! emang seeh menikah jaman sekarang itu mudah. Jangankan satu istri, 4 biji pun saya mampu! Cuma saya pengen nikahnya ama akhwat. Bapak tau ga di mana saya bisa menemukan seorang akhwat ?”

Si kakek terlihat berpikir. Keriput di wajahnya makin terlihat mengerut. “Gampang, De, Jangankan seorang, kesebelasan akhwat pun kakek tau….”.
“Wah, yang bener Kek, di mana Kek ?” Juned terlihat super antusias. Matanya berbinar. “Sepengetahuan Kakek, yang namanya akhwat itu bisa ditemukan di daerah Ngalong. Sebenarnya di daerah lain juga masih ada sih…. tapi yang Kakek tau sih di sana….”Juned langsung terperanjat girang. “Thanks ya Kek….”

Setelah bertanya alamat lengkap. Juned langsung menggeber vespa antiknya menuju daerah Ngalong. Sebuah daerah pinggiran kota. Tempat yang katanya masih ’steril’ dan ’sehat’.
Akulah Arjuneeeeed
Yang mencari akhwaaat
Wahai para akhwat
Cintailah aakuuuu….

Juned mengemudi sambil menyanyi kayak orang kesurupan. Kecepatan motornya bikin orang-orang di pinggir jalan pada keder. Siapa dulu donk, Arjuned gitu lho….
Akhirnya Juned sampai. Setelah turun dari motor mata Juned langsung terbelakak. Takjub. Kagum. Nafasnya naik turun ga karuan. Matanya seolah tak mau berkedip. Hebat euy…

Inikah yang namanya akhwat ? Wow, kereeennn… .
Ucap Juned dalam batinnya ketika melihat sekelompok perempuan berjilbab yang sedang keluar masuk masjid. Bener-bener cocok dengan yang diceritakan Pak Ustadz.
Ya, ga salah lagi…ini pasti yang namanya akhwat! Yesss…!!!berhasil … .
Juned berkata kegirangan. Dia merasa heran dengan suasana disini. Berbeda dengan daerah lainnya.

Di daerah Ngalong yang namanya masjid itu rame banget. Gimana cara ngedeketin akhwat ? Apa gue langsung tembak aja? Ato langsung diajak nikah kali ya ? pertanyaan-pertanya an itu sekarang mulai berseliweran dalam kepala Juned. Pikiran Juned mulai ngelantur lagi. Hatinya berbunga-bunga dan penuh harapan. “Ah, mendingan gue tanya aja ama orang itu ?” Ujarnya ketika melihat seorang pemuda yang memakai peci kordofi dan berjanggut tipis.
“Maaf Mas…” sapa Juned.
“Eh, iya, ada apa ?”
“Wanita-wanita itu akhwat kan?” si pemuda terlihat keheranan dengan pertanyaan konyol Arjuned.
“I..iya akhwat, emangnya kenapa ?”
“Ga kenapa-napa. ..pengen nanya aja!”
“O…Cuma nanya tooo.”

Juned terlihat malu-malu. Namun akhirnya dia to the point juga.
“Eh, mas, kalo mau nikah sama akhwat caranya gimana….?” Tanya Juned sambil petantang-petenteng . Pemuda itu hanya tersenyum mendengar pertanyaan Juned. Agak kaget. Setelah itu dia terlihat berpikir. Ditatapnya Juned dari atas sampe bawah. Kaos oblong berwarna item, dipadu jaket kulit yang udah kucel, plus jelana jeans yang udah bolong-bolong. Fuihhhh…makhluk ajaib darimana nich….? Batin pemuda itu nyerocos.

Ditatapnya kembali wajah Juned yang terlihat udah ga sabar.
“Emang beener, mas…mas… ”
“Nama saya Arjuned.”
“Oiya, emang bener mas Arjuned mau nikah sama akhwat ?” Tanya pemuda itu. Terlihat ragu. “Yoi donk, kalo ngga buat apa saya berkorban capek-capek kemari. Pengorbanan saya buat sampe di tempat ini berat lho! Gimana, bisa kan?” Sang pemuda kembali terdiam. Wajah putih bersihnya terasa menyejukan di mata Juned. Kemudian dia memandang Juned. Tersenyum tipis.

“Oh, gampang, akhwat itu nikahnya sama ikhwan. Kalo Mas Arjuned ikhwan atau bukan….? Juned terdiam. Otaknya langsung macet. Jawaban pemuda berjanggut langsung membuat mulutnya terkunci. Ditatapnya mentari dalam lembayung senja yang mulai memerah. Angin berhembus mengibas rambutnya yang acak-acakan. Kemudian dia kembali menatap pemuda yang berdiri tegap dihadapannya. Tatapannya tatapan memelas. Bingung. Sekarang hanya ada satu pertanyaan yang keluar dari mulutnya.
“Maaf, Mas…ikhwan itu siapa ….???”

—selesai—

Pendar Cahaya Kosan, 2005-2006
Persembahan untuk para wanita shalihah :
perhiasan dunia, calon bidadari surga.
Keep Istiqomah

So.. pelajaran yang bisa dipetik dari kisah ini adalah jika kita ingin mendapatkan pasangan (suami/istri) yang sholeh harus mensholehkan diri kita terlebih dahulu..
baru klop.. hehe..